Garut
Hebat
Garut indah, saya,Irvan Faza sangat bangga menjadi (ASGAR) banyak sekali keindahan yang judah tercipta di Kabupaten Garut ini begitupun SDM nya yang sangat melimpah .Oleh karena itu, Kabupaten
Garut mempunyai kedudukan strategis dalam memasok kebutuhan warga Kota dan
Kabupaten Bandung sekaligus pula berperan di dalam mengendalikan keseimbangan
lingkungan.
Garut dengan sejuta potensi di lihat dari segi sumber
daya alam kota Garut yang melimpah. Salah satu nya adalah Garut Selatan
mempunyai dua titik potensi panas bumi, berada di kawasan Cilayu yang terletak
antara Kecamatan Cisewu dan Talegong, serta kawasan Arinem yang berada
diantara Kecamatan Pakenjeng dan Pamulihan.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Mineral dan Pertambangan
(SDAP) Kabupaten Garut Uu Saefudin menyebutkan, dua titik tersebut memiliki
potensi panas bumi lebih dari 100 megawatt. Karenanya, pemerintah pusat melalui
Kementrian ESDM merencanakan program penyelidikan lebih lanjut.
Banyak sekali potensi-potensi yang di jadikan ajang memperkenalkan Garut ke
seluruh penjuru negeri. Kabupaten Garut memiliki pantai seluas ± 80 km, dengan
pantai selatan yang memiliki potensi berupa Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dengan
areal penangkapan sekitar 28 km yang diperkirakan memiliki potensi lestari
(MSY) sebesar 166.667 ton/tahun dan luas areal teritorial sekitar 12 mil laut
dengan MSY sebesar 10.000 ton/tahun. Tapi hal yang patut disayangkan, nelayan
Kabupaten Garut baru memanfaatkan zona territorial dengan hasil tangkapan
4,994,16 ton (atau sekitar 49,94% dari potensi yang ada) pada tahun 2006.
Penyebab ini diperkirakan karena armada penangkapan yang dimiliki baru perahu
atau sejenis kapal ukuran kecil. Umumnya, perikanan yang ditangkap di daerah
perairan selatan Kabupaten Garut adalah Baronang, Bawal Hitam, Cakalang,
Cumi-cumi, Cucut Botol, Tuna, Tongkol, Lobster, Kerapu, dan ikan hias. Tidak
hanya itu, kekayaan laut lainnya seperti rumput laut juga cukup berpotensial.
Selain potensi laut dan pantai, Garut juga memiliki potensi tambak di sepanjang
garis pantai yang berkisar 1000 Ha. Potensi ekosistem tersebut terdiri dari
terumbu karang, mangrove, padang lamun, dan estraria.
Potensi sumberdaya lain yang terdapat di Kabupaten
Garut adalah sumberdaya energi dari pasang surut yang dapat dikonversi menjadi
energi listrik terutama pada daerah-daerah teluk dan estuaria. Sumberdaya
mineral antara lain berupa biji timah, pasir, besi, pasir pantai, batu, koblat,
mangan, tembaga dan lain-lain. Kemudian setelah berbicara potensi SDA yang ada
di kabupaten garut ini, ada beberapa hal terkait social budaya salah satu nya
adalah sikap atau attitude yang di
miliki mayoritas orang Garut yaitu “Silih
Asah, Silih Asuh, Silih Asih” ini merupakan suatu kekuatan yang di miliki
orang garut yang artinya masyarkat bisa saling tolong menolong dan menjaga satu
sama lain. Sikap ramah tamah yang diajarkan nenek moyang terdahulu masih
melekat sampai saat ini. Semoga kita bisa selalu menjaga nya ditengah
budaya-budaya barat atau modern masuk ke lingkungan sosial kita. Satu khas
makanan yang menjadi Ikon nya kota Garut yaitu “Dodol Garut” makanan yang di
buat nenek moyang terdahulu ini, yang terbuat dari gula, tepung dan
lainnya menjadi salah satu sebutan hangat untuk kota tercinta ini dengan
makanan khas nya. Kemudian yang tak kalah tenar nya yaitu Domba garut atau
lebih dikenal dengan sebutan domba priangan adalah hasil dari persilangan
antara domba Indonesia, domba Merino dan domba Afrika. Jenis domba ini
dikembangkan di Kecamatan Wanaraja, Banyuresmi, Singajaya, Banjarwangi,
Cikajang, Bungbulang, dan Cisewu. Domba garut memiliki bentuk fisik yang cukup
besar, dan merupakan domba penghasil daging yang berkualitas bagus.
Dengan berbagai
potensi, pesona dan budaya kota Garut. Pasti memiliki suatu permasalahan salah
satu nya adalah permasalahan yang terjadi daerah pedesaan yang jauh dari hingar
bingar penguasa.
Permasalahan dalam sektor pendidikan disebabkan karena
minimnya sosialisasi mengenai pentingnya pendidikan bagi kehidupan dan masa
depan, akses atau rute perjalanan menuju sekolah yang sulit dijangkau tanpa
kendaraan meskipun pendidikan dibebasbiayakan, minat peserta didik yang
terintangi oleh pribadi masing-masing yang ingin terus bebas bermain dan tidak
ingin menuntut ilmu.
Permasalahan mengenai pendidikan ini mengakibatkan
tingkat pendidikan masih tergolong rendah sehingga terjadi keterbelakangan ilmu
bagi penduduk desa serta terhambatnya pengembangan desa karena keberadaan
sumber daya manusia yang kurang terlatih.
Permasalahan lainnya berada di sektor aksesibilitas
dimana terdapat minimnya perhatian terhadap sarana dan prasarana desa seperti
masalah penerangan dan jalan yang cukup rusak parah, minimnya anggaran dana
untuk pembangunan, belum tersediaanya angkutan umum selain ojek, peningkatan
biaya produksi dan distribusi hasil desa, serta infrastruktur dan pembangunan
desa yang terhambat.
Pada sektor ekonomi ini adalah permasalahan yang
membuat saya gereget bagaimana bisa,
SDA melimpah namun masih saja ada permasalahan ekonomi. Apa sebenarnya yang
salah? Pada sektor ekonomi, terdapat permasalahan mengenai mata pencaharian
mayoritas masyarakat desa yaitu bertani dan bercocok tanam yang selalu
bergantung pada keadaan musim dan faktor cuaca serta upah yang diperoleh
bernilai minimum bagi buruh tani.
Selain itu, keberadaan koperasi yang telah dibentukpun
semakin pudar karena pembayaran kredit masyarakat sering terhambat menyebabkan
gangguan alur keuangan. Akibat dari terganggunya sektor ekonomi adalah banyak
masyarakat yang meminjam ke tengkulak (rentenir) apabila memerlukan dana dan
hasil peminjaman memiliki bunga yang cukup besar serta penghasilan minimum
masyarakat yang habis oleh risiko kehidupan sehari-hari. Dengan sumber daya
alam yang melimpah rasa nya miris sekali apabila di olah atau di urusi dengan
SDM yang kurang memadai dalam bidang nya. Garut punya sejuta potensi untuk di
berdayakan. Sebagai anak daerah yang memiliki Jati Diri yang mengatas namakan
Asli Orang Garut (ASGAR) sudah
semestinya kembali ke daerah dengan kontribusi-kontribusi untuk daerah
tercinta.
Pertama, dari segi perbaikan SDM nya dengan
meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.
Kedua, kesadaran terhadap orang tua dan penekanan bahwa
pendidikan itu penting untuk bekal masa depan si anak.
Ketiga, Peningkatan UKM-UKM daerah yang memiliki skill
dalam dunia bisnis. Keempat, Dukungan pemerintah terhadap kegiatan anak-anak
muda dalam rangka peningkatan daerah garut.
Ini hasil riset saya, Irvan Faza ketika saya membuka mbah Google dan mencari informasi
mengenai Kabupaten Garut. Ternyata permasalahan yang terjadi diatas belum
sepenuhnya bisa teratasi karena beberapa faktor. Namun inilah saatnya untuk
kita memajukan Kabupaten Garut. Manfaatkan,Berdayakan,Dan tetaplah Berbudaya di
Garut. Irvan Faza sangat antusias kepada permasalahan ekonomi di Kabupaten
Garut, Menurut saya permasalahan ekonomi inilah yang mendomisili dan
mengakibatkan permasalahan lain bermunculan. Irvan Faza memiliki pemikiran bila
saja 1 permasalahan ini bisa terselesaikan,maka permasalahan lain pun akan segera terselesaikan. Kabupaten
Garut Hebat. Ayo kita majukan bersama Kabupaten Garut ini dengan rasa cinta dan
rasa memiliki
Source : http://www.kompasiana.com/renimarlina/berdaya-berkarya-untuk-garut_58b03626117b61911d7ef063
IRVAN FAZA GARUT
YOUTUBE:
Irvan Faza Garut
INSTAGRAM:
TWITTER:
FACEBOOK:


Komentar
Posting Komentar